Senin, 17 Mei 2010

MODEL PERHITUNGAN BIAYA KESELAMATAN PELAYARAN

ABSTRAK
Setiap kapal penyeberangan yang hendak berlayar harus berada dalam kondisi
laik laut. Kapal akan dinyatakan laik laut apabila mempunyai kemampuan untuk
menanggulangi semua bahaya yang kemungkinan dialami sewaktu berlayar dengan aspek
keselamatan yang memadai. Tetapi biasanya aspek keselamatan ini sering diabaikan oleh
para operator kapal penyeberangan, dan dianggap membebani pengoperasian kapal.
Tugas Akhir ini bertujuan untuk menghitung seberapa besar biaya yang
diperlukan untuk memenuhi aspek keselamatan dari kapal penyeberangan. Pembiayaan
aspek keselamatan kapal dalam Tugas Akhir ini ditinjau dari biaya – biaya yang relevan
dalam pengambilan keputusan. Dari segi teknis, perhitungan dilakukan untuk mengetahui
seberapa besar biaya untuk pemenuhan aspek keselamatan yang telah memenuhi regulasi
– regulasi yang diberlakukan untuk kapal penumpang. Dimana kelayakan pemenuhan
aspek keselamatan ini akan diukur dengan metode analisis biaya manfaat.
Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pemenuhan aspek keselamatan ini layak
untuk dilaksanakan. Nilai dari rasio biaya manfaat yang menunjukkan nilai 1,25. hal ini
berarti bahwa manfaat yang akan didapat akan lebih besar daripada konsekuensi biaya
yang dikeluarkan. Pemenuhan aspek keselamatan kapal dapat juga menghindari kerugian
–kerugian yang akan terjadi apabila kapal penyeberangan mengalami kecelakaan.
Kata Kunci : Biaya Relevan , Biaya Keselamatan, Analisis Biaya Manfaat, Kapal
Penyeberangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar